Arya Kharisma Hardy Harus di-Polisikan


Menanggapi beredarnya surat instruksi Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) nomor 491/A/Sek/09/1440 yang diangggap ilegal, ketua umum HMI Cabang Palembang M. Sigit Muhaimin angkat bicara dan menanggapi

Lelaki yang akrab disapa dengan panggilan Sigit ini mengungkapkan tidak ada ketua umum PB Hmi yang Syah selain Respirator Saddam Al-jihad

"Ndak ada itu ketua umum PB Hmi selain Respiratori Saddam Al-jihad, dia merupakan ketua umum terpilih secara konstitusional melalui forum kongres ke XXX di Ambon Februari 2018 lalu. Selain Saddam tidak ada orang lain yang berwenang melakukan intruksi seperti itu."ungkap sigit

Memang beberapa Minggu lalu beredar surat intruksi yang mengatasnamakan PB Hmi yang ditanda tangani oleh saudara Arya Kharisma Hardi sebagai PJ ketua umum dan saudara Taufan Iksan Tuarita sebagai sekretaris jendral. Surat itu berisi instruksi kepada seluruh Badan Koodinasi (Badko) Hmi Seluruh Indonesia serta HMI cabang seluruh Indonesia untuk melakukan aksi damai terkait tragedi di Jakarta pada tanggal 21-22 mei

"Arya itu memang kader HMI tapi sudah di reshuffle dikepengurusan Saddam karena kinerja organisasi yang kurang baik, terkait dia memberikan instruksi kepada seluruh Badko dan Hmi cabang se-Indonesia itu diluar wewenangnya."ujar sigit

Sigitpun menyarankan agar kiranya PB Hmi mengambil langkah organisatoris dan langkah hukum terhadap Saudara Arya karena telah mencatut nama Organisasi untuk kepentingan yang diluar wewenangnya

"Saya M. Sigit Muhaimin menyarankan kepada PB Hmi untuk dapat mengambil tindakan organisatoris dan langkah hukum kepada orang-orang yang mencatut nama HMI wabilkhusus saudara Arya Kharisma Hardy, adapun langkahnya melakukan pemecatan kepada saudara Arya sebagai kader Hmi, melaporkan Arya kepada pihak kepolisian karena telah mencatut nama Organisasi Hmi untuk kepentingan diluar wewenangnya, agar menimbulkan efek jera melakukan hal-hal yang merusak Marwah organisasi."jelas Sigit dengan tegas

Posting Komentar

0 Komentar