Arya Sang anak mas MPK PB HMI dan MN Kahmi


Sejatinya seorang anak yang besar selalu ingin mendapatkan perlindungan seiring dia tumbuh dia akan mandiri dan siap menjaga diri dan orang orang di sekitarnya dan bahkan bisa orang bernaung atau di mintai pertolongan

Tapi berbeda dengan kontestasi "Politik Praktis" yang terjadi di kubu HMI. Satu kubu ingin menunjukkan eksistensi sebagai pemimpin dengan membuat kegiatan dan selalu utamakan perkaderan tetapi berbeda dengan kubu sebelahnya mereka seakan akan mencari tempat perlindungan dari mulai MPK PBHMI sampai MN KAHMI.

Bahkan MPK PBHMI tempat kawan kawan di PBHMI sendiri meminta pendapat justru bersikap semena mena dalam organisasi dan selalu berdalih bahwa keputusan mereka mutlak dan bersikap mengikat padahal tidak seperti itu kanda. Terus buat apa di adakan kongres HMI yang menghabiskan uang milyaran rupiah tapi mendapatkan hasil seperti itu.

Apakah kanda masih ingat kepanjangan dari MPK saya beri tahu supaya kanda kanda ingat MPK atau yang disebutkan ialah Majelis pengawas konsultasi para pengurus PB HMI bukan suatu lembaga yang berhak memutuskan dan mengadili PB HMI. Terus kalau Kakanda Kakanda MPK menjalan sebagai yang memutuskan dan mengadili PB HMI terus apa gunanya bidang PAO. Apakah PAO hanya bidang yang memutuskan cabang sah atau PAO hanya bidang yang memimpin rapat harian. Saya tidak tau mungkin telah terjadi beberapa perubahan di dalam pengambilan keputusan PB HMI atau saya saja yang kurang update di dalam HMI.

Kalau benar Kakanda Sadam terbukti terlibat apa yang kanda sebut terlibat di dalam sebuah "scandal" apakah rapat MPK sendiri telah sesuai dengan aturan?. Saya rasa tidak banyak hal janggal informasi yang saya dapatkan disini dari tidak hadirnya koordinator MPK tetapi masih di mulainya rapat tetapi yang membuat saya berpikir keras adalah keputusan rapat sendiri yang menyatakan Kakanda Arya sebagai PJ ketum sedangkan Arya sendiri hanya sebagai ketua bidang dan MPK menganulir hasil dari Pleno I PB HMI yang di adakan di Lampung sebelum terjadinya rapat sendiri.

Jadi memutuskan Kakanda Arya sebagai PJ Ketua umum PBHMI saya anggap tidak masuk logika bagaimanapun saya berpikir dan bagaimanapun saya berdiskusi bersama senior lain yang lebih paham Himpunan ini. Kalau benar Kakanda Sadam melakukan sebuah "scandal" kenapa tidak di tindak sebelum terjadinya pleno I PBHMI tetapi Kakanda Kakanda MPK PB HMI ku yang manis malah melakukanya setelah Pleno I selesai. Mungkin di sini ada sebuah tanda tanya besar.

Untuk abangda ku tercinta Hamdan Zoelva presidium MN Kahmi semoga Abang selalu sehat dan selalu di dalam lindungan Tuhan yang menciptakan bumi dan semua yang bisa kita lihat dan semua tidak kita lihat, Tuhan yang memberikan semua yang ingin beliau beri dan pemilik bagi segalanya.

Abang ku kenapa disaat Abang menjadi Presidium MN Kahmi seakan membuat adindamu ini ingin sekali bertemu dan berdikusi bersamamu. Terkadang adinda sendiri ingin mengetahui apa yang Kakanda ketahui maklum kapasitas adinda saat ini hanya sebagai kader intermediate. Adinda sendiri kurang mengetahui dan kurang memahami apa yang abangnda putuskan berkali kali abangnda membuat statement di media sosial ingin sekali adinda mendengar langsung dari abangnda supaya adinda disini bisa memahaminya dengan baik.

Tetapi abangnda menurut adinda apa yang abangnda itu lakukan "jahat" mirip seperti yang di sampaikan cinta dalam film ada apa dengan cinta 2. Abangnda banyak sekali membuat statement di media sosial bahwa Kakanda Arya la yang pantas menjadi ketua dari himpunan hijau hitam ini dengan dalih telah melakukan diskusi bersama MPK dan satu hal yang membuat adinda begitu gusar berpikir dan selalu berpikir mengenai surat instruksi  abangnda yang memerintahkan MD Kahmi SE Indonesia untuk mengakui bahwa Kakanda Arya la ketum HMI yang sah .

Adinda beri masukan sedikit abangnda di sini(HMI) biarkan kami sendiri menjalankan organisasi kalau abangnda ingin membuat keputusan di HMI abangnda seharusnya tidak menjadi MN Kahmi tetapi abangnda menjadi ketum PBHMI ya kalau tidak abangnda ambil kuliah lagi dan mengikuti basic lagi nanti supaya abangnda bisa mengatur HMI.

Tapi abangnda satu masukan dari saya urusin saja urusan abangnda karena abangnda sebagai MN Kahmi begitu banyak. Tugas yang harus di selesaikan bukan cuma Masalah HMI karena HMI bisa menyelesaikan masalahnya sendiri melihat abangnda saya laju teringat sepenggal lagu "Maslah akhlak masalah moral biar kami urus sendiri urus saja akhlak mu urus saja moral mu" sepenggal lagu yang di bawakan Iwan fals sendiri sebagai penjelas bahwa setiap orang mempunyai tugas dan tanggung jawab sendiri jadi Kakanda urus saja urusan Kakanda urusan HMI biar kami yang urus

Salam dari aktivis HMI Palembang
Pandu Dwi Lesmana
Ketua bidang Kekaryaan Pengembangan Profesi HMI cabang palembang

Posting Komentar

0 Komentar