Diduga Ada Pungutan Selain UKT, HMI UIN Sesalkan Kebijakan Rektorat


Ketua Umum Koordinator Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam UIN Raden Fatah, Dicky Andrian menyesalkan dan mempertanyakan kebijakan Rektor UIN Rafah terkait pemungutan uang Asuransi jiwa bagi mahasiswa baru serta dalam pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik Dan Kemahasiswaan (PBAK) Konsumsinya tidak dianggarkan oleh pihak kampus

Dicky Andrian mengatakan seharusnya pihak kampus tidak bisa lagi memungut pungutan kepada mahasiswa baru, karena mereka sudah membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Apabila hal ini tetap dilakukan ini bisa jadi terindikasi Pungli, Jumat(09/08/2019)

"Rektorat harusnya tidak mengambil pengutan selain uang kuliah tunggal(UKT) kecuali mahasiswa  dengan jalur penerimaan mandiri dengan masih mempertimbangkan keadaan perekonomian mahasiswa tersebut, pungutan berupa Asuransi Jiwa yang dilakukan rektorat seharusnya tidak dilakukan karena bertentangan dengan peraturan; PERMENRISTEKDIKTI NO.39 Tahun 2017 Pasal 8 Jadi menurut saya kebijakan ini keliru,"jelas Diki dengan serius

Lanjut Dicky yang juga Ketua  Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Forum Mahasiswa Bahasa (UKM Formasa), mengenai Pihak Rektorat UIN Rafah tidak menganggarkan biaya konsumsi dalam pelaksanaan PBAK Revolusi 2019 hal demikian harus ditinjau ulang

"terkait permasalahan Rektorat tidak memberikan Bantuan Konsumsi untuk PBAK Revolusi 2019, seharusnya pihak Rektorat memberikan Bantuan Konsumsi untuk PBAK Revolusi 2019 karena UIN RF sudah memakai sistem ukt, yang mana seharusnya Kegiatan itu menjadi tanggung jawab Rektorat untuk mencover semuanya sebagaimana tahun-tahun sebelumya yang juga di anggarkan Bantuan Konsumsi untuk pelaksanaan PBAK. Kan itu sudah menjadi kewajiban pihak Rektorat sesuai peraturan: PERMENRISTEKDIKTI NO, 39 Tahun 2019 Pasal 7 Ayat 1-3,"papar Dicky

HMI Korkom UIN mengimbau Rektorat UIN Rafah untuk segera meninjau ulang dan mencari solusi terbaik terkait permasalahan tersebut, maka HMI Korkom UIN akan memberikan ultimatum kepada rektorat UIN Raden Fatah Palembang dengan melakukan aksi damai.

Posting Komentar

0 Komentar